Coretax Luhut Bilang Berfungsi Baik 2 Tahun Lagi

Coretax,  Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan memastikan sistem inti administrasi perpajakan atau aplikasi perpajakan akan berfungsi penuh 1-2 tahun ke depan, setelah terus mengalami permasalahan sejak implementasi awal pada Januari 2025. Jika telah berfungsi penuh, Luhut menilai, aplikasi perpajakan akan berkontribusi banyak membantu percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan daya dorong 1,5%, sebab sistem itu ia katakan mampu menangani masalah korupsi.

Coretax

Sistem administrasi perpajakan digital terbaru, Coretax, resmi diluncurkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) pada 1 Januari 2025. Sistem ini dirancang untuk menggantikan sistem lama yang dianggap kurang efisien dan rentan terhadap manipulasi data. Namun, implementasi Coretax tidak berjalan mulus. Berbagai kendala teknis dan operasional muncul, mempengaruhi kinerja sistem dan kepercayaan publik.

Tantangan Implementasi Coretax

Sejak peluncuran, Coretax menghadapi berbagai masalah teknis, seperti kesulitan akses, downtime, dan kegagalan dalam pembuatan faktur pajak. Pada Januari 2025, DJP hanya berhasil mengumpulkan 20 juta faktur pajak, jauh di bawah target 60 juta faktur pada tahun 2024. Akibatnya, total penerimaan pajak yang terkumpul hanya sebesar Rp50 triliun, jauh dari target Rp172 triliun.

Selain itu, terdapat kekhawatiran terkait keamanan sistem. Beberapa pengguna melaporkan bahwa situs aplikasi perpajakan tidak dilengkapi dengan mekanisme keamanan API yang memadai, memungkinkan potensi penyalahgunaan data pribadi.

Dukungan dan Optimisme Luhut

Meskipun menghadapi berbagai tantangan, Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), tetap optimis terhadap masa depan Coretax. Ia meyakini bahwa dalam dua tahun ke depan, Coretax akan berfungsi dengan baik dan memberikan dampak positif bagi sistem perpajakan Indonesia. Luhut menekankan pentingnya integrasi aplikasi perpajakan dengan sistem digital pemerintahan lainnya untuk memperkuat interoperabilitas data antar instansi.

Luhut juga menyoroti bahwa penerapan aplikasi perpajakan dapat meningkatkan rasio pajak Indonesia hingga 2%, menutup tax gap yang mencapai 6,4% dari PDB, dan membuka peluang untuk mengoptimalkan potensi pajak hingga Rp1.500 triliun dalam lima tahun ke depan.

Audit dan Evaluasi Sistem

Untuk memastikan efektivitas Coretax, Luhut meminta Presiden Prabowo Subianto melakukan audit terhadap sistem ini. Ia menilai bahwa meskipun Coretax telah dikembangkan selama bertahun-tahun, masih terdapat kendala setelah diimplementasikan. Audit diharapkan dapat mengidentifikasi dan mengatasi masalah yang ada, serta mempercepat perbaikan sistem.

Harapan dan Langkah Ke Depan

Ke depan, diharapkan Coretax dapat berfungsi dengan optimal, meningkatkan kepatuhan wajib pajak, dan memperkuat sistem perpajakan nasional. Pemerintah perlu memastikan bahwa infrastruktur pendukung, pelatihan petugas, dan integrasi dengan sistem digital lainnya berjalan lancar. Dengan demikian, Coretax dapat menjadi alat yang efektif dalam mewujudkan reformasi perpajakan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan.

Kesimpulan

Pernyataan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan bahwa sistem Coretax akan berfungsi secara optimal dalam dua tahun mendatang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membenahi sistem perpajakan digital Indonesia. Implementasi Coretax DJP yang lebih baik diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan penerimaan pajak negara. Dengan dukungan penuh dan pengembangan teknologi yang berkelanjutan, aplikasi perpajakan ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi transformasi digitalisasi pajak di Indonesia menuju sistem perpajakan modern dan akuntabel.

https://comptonhistory.com/

Tags:

Pabrik Raksasa RI Ini Hasilkan Katoda Tembaga Perdana di Akhir Juni

Smelter tembaga PT Freeport Indonesia di KEK JIIPE, Gresik, Jawa Timur. (Doc PT Freeport Indonesia)

PT Freeport Indonesia (PTFI) akan menghasilkan katoda tembaga perdana dari fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) keduanya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial & Ports Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur, pada akhir Juni 2025 ini.

Hal itu lantaran perusahaan sudah mengoperasikan kembali smelternya setelah melakukan perbaikan berbulan-bulan lamanya sejak smelter mengalami kebakaran pada Oktober 2024 lalu.

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan, pihaknya sudah memulai kembali operasional smelter sejak akhir Mei 2025 lalu.

Dia menjelaskan, pihaknya sudah pada tahap memulai produksi, yakni konsentrat tembaga sudah dimasukkan ke tungku atau furnace. Namun, proses hingga menghasilkan katoda terdiri dari beberapa tahapan berikutnya, antara lain ketika sudah dibakar di furnace dan menjadi matte, matte ini akan masuk lagi ke furnace berikutnya untuk diproses menjadi anoda tembaga.

“Sekarang ini sudah dalam proses, kan ini kan nggak mungkin begitu masuk ke segini langsung pindah kan enggak, dia dipindahin ke furnace berikutnya. Baru kemudian akan memproduksi anoda tembaga, kira-kira sekitar hari ini sudah memproduksi anoda tembaga. Tapi dia harus dimasukin dulu di electro refinery selama 3 minggu, baru dia menjadi katoda tembaga,” jelasnya kepada wartawan di Jakarta, dikutip Rabu (11/6/2025).

“Iya, akhir bulan ini diperkirakan sudah memproduksi katoda tembaga. Tapi proses produksinya sudah dimulai,” tegasnya.

Lebih jauh, dia mengungkapkan pabrik tembaga ini diperkirakan bisa mulai beroperasi penuh atau 100% pada Desember 2025 mendatang.

Pada Juni ini, menurutnya kapasitas operasional pabrik diperkirakan mencapai 40%.

“Diperkirakan akhir bulan ini sudah mulai produksi katoda tembaga. Kita akan mulai dulu dengan 40% kapasitas,” tandasnya.

Sebelumnya, Chairman of the Board Freeport-McMoRan Richard C. Adkerson dan Presiden & CEO Freeport-McMoRan Kathleen Quirk bersama Presiden Direktur PTFI Tony Wenas pun turun langsung ke Gresik guna memastikan kelancaran mulai beroperasinya smelter.

“Kedatangan pimpinan FCX ini adalah untuk memastikan smelter PTFI mulai beroperasi kembali dengan baik setelah kejadian kahar pada 14 Oktober 2024,” ungkap Tony dalam keterangan tertulis, Kamis (22/5/2025).

Tony menjelaskan bahwa saat ini smelter sudah mulai beroperasi dan akan menghasilkan katoda tembaga pada minggu ke-4 bulan Juni 2025.

“Setelah dimasukkan konsentrat, diolah di furnace menjadi anoda tembaga, kemudian dibawa ke electrorefinery untuk menjadi katoda tembaga,” kata Tony.

Ia mengatakan beroperasinya kembali smelter PTFI pada pekan ketiga bulan Mei ini adalah sebuah capaian yang sangat baik dan merupakan bukti nyata resiliensi perusahaan dalam mengatasi berbagai tantangan serta melaksanakan komitmen terhadap hilirisasi.

“Produksi smelter sebetulnya akan dimulai pekan ketiga bulan Juni. Namun pada perkembangannya, proses perbaikan dapat diselesaikan lebih cepat,” kata Tony.

Saat ini, smelter PTFI telah beroperasi kembali dan akan memasuki fase ramp-up, yaitu kapasitas produksi yang meningkat secara bertahap dari 40% hingga mencapai produksi penuh 100% pada bulan Desember 2025.

“Akselerasi perbaikan dan produksi smelter ini menjadi bukti nyata PTFI sebagai perusahaan tambang terintegrasi dari hulu hingga hilir yang mendukung penuh program hilirisasi sumber daya mineral yang ditetapkan pemerintah sekaligus komitmen terhadap Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK),” katanya.

Tony menegaskan kembali beroperasinya Smelter PTFI ini menjadi langkah strategis yang tidak hanya mendukung kemandirian industri dalam negeri, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di pasar global.

“Sebagai bagian dari visi pemerintah menuju Indonesia Emas 2045, PTFI berkomitmen untuk terus berkontribusi dan memberikan nilai tambah bagi bangsa dan negara,” katanya.

Mengutip data PTFI, investasi kumulatif untuk proyek smelter PTFI di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Gresik, tersebut mencapai Rp 58 triliun atau sekitar US$ 3,67 miliar.

Proyek ini merupakan pemenuhan komitmen PTFI terhadap Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) yang diterbitkan pada tahun 2018.

Proyek smelter dengan desain single line terbesar di dunia ini memiliki kapasitas pengolahan 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun dan memproduksi sekitar 600.000-700.000 katoda tembaga per tahun.

Bersama dengan smelter pertamanya yang dikelola PT Smelting Gresik, kedua smelter milik PT Freeport Indonesia ini akan memurnikan total 3 juta ton konsentrat tembaga per tahun, dan menghasilkan 1 juta ton katoda tembaga, 50 ton emas, dan 200 ton perak.

Pemerintah Resmi Umumkan Nasib Tol Terpanjang di Bali

Tol Terpanjang, Pemerintah tengah mempersiapkan pelelangan tiga proyek jalan tol strategis yang akan ditawarkan kepada investor dalam waktu dekat. Proyek-proyek tersebut adalah Tol Karawang-Sentul, Tol Gilimanuk-Mengwi, dan Tol Pejagan-Cilacap, yang seluruhnya akan menggunakan skema investasi Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Willan Oktavian mengonfirmasi, ketiga proyek tersebut saat ini sedang berada dalam tahap akhir persiapan, masing-masing di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur (DJPI) Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Tol Terpanjang

Proyek pembangunan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi, yang direncanakan menjadi jalan tol terpanjang di Pulau Bali dengan panjang 96,84 km, kini memasuki babak baru. Setelah sempat terhenti akibat masalah pendanaan dan seleksi investor, pemerintah akhirnya memutuskan untuk melanjutkan proyek ini dengan skema baru.

Latar Belakang Proyek

Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi dirancang untuk menghubungkan tiga kabupaten terkaya di Bali: Jembrana, Badung, dan Tabanan. Proyek ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan di jalur utama, mempercepat waktu tempuh dari Gilimanuk ke Denpasar yang sebelumnya 5–7 jam menjadi hanya sekitar 2 jam, serta mendukung pemerataan ekonomi di Bali .

Tantangan dan Perubahan Skema

Awalnya, proyek ini diprakarsai oleh badan usaha jalan tol (BUJT) PT Jagat Kerti Bali secara unsolicited. Namun, pada tahap financial close, PT Jagat Kerti Bali tidak dapat memenuhi persyaratan pendanaan yang diperlukan, sehingga pemerintah memutuskan untuk mengubah skema proyek menjadi solicited, di mana pemerintah yang memprakarsai dan menawarkan proyek kepada badan usaha untuk dikerjasamakan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) .

Proses Lelang dan Status Terkini

Pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) telah membuka proses tender untuk proyek ini hingga 25 April 2024. Namun, hingga saat ini, belum ada investor yang berhasil lolos seleksi. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dody Hanggodo menegaskan bahwa proyek ini tetap dilanjutkan meskipun belum ada investor yang ditunjuk

Dampak Sosial dan Ekonomi

Proyek ini melibatkan pembebasan lahan di 13 kecamatan dan 58 desa di tiga kabupaten. Warga yang terdampak pembebasan lahan, seperti di Desa Batuagung, Jembrana, mengungkapkan kekhawatiran terkait kejelasan ganti rugi dan kelanjutan pembangunan .

Prospek dan Harapan

Meskipun menghadapi tantangan, proyek Tol Gilimanuk–Mengwi tetap menjadi prioritas pemerintah. Dengan investasi yang diperkirakan mencapai Rp24,98 triliun. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, mendukung pertumbuhan ekonomi, serta mempercepat distribusi barang dan jasa di Bali .

Kesimpulan

Proyek Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi menghadapi berbagai tantangan, mulai dari masalah pendanaan hingga seleksi investor. Namun, pemerintah berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan proyek ini dengan skema baru untuk memastikan kelancaran dan keberlanjutan infrastruktur di Bali. Diharapkan, proyek ini dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat Bali secara keseluruhan.

https://gmcog.online/

Tags:

PTPP Garap Proyek Strategis Pelebaran Tol Tangerang-Merak

PTPP

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berkomitmen untuk terus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional. Salah satunya dibuktikan melalui pelaksanaan proyek strategis pelebaran Jalan Tol Tangerang-Merak pada segmen Cilegon Timur hingga Cilegon Barat.

Untuk diketahui, proyek tersebut mencakup penambahan lajur ketiga arah Jakarta pada Paket 2, dari Km 94+914 hingga Km 87+139. Dengan nilai kontrak sebesar Rp 134,7 miliar (sebelum PPN) dan masa pelaksanaan 240 hari kalender sejak 17 Desember 2024, proyek ini merupakan bagian dari dukungan PTPP terhadap agenda besar pemerintah dalam memperkuat konektivitas antar wilayah, terutama di Provinsi Banten yang merupakan gerbang utama Pulau Jawa menuju Sumatera.

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo menuturkan, proyek ini selaras dengan Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam mewujudkan pembangunan dari wilayah suburban, mendorong produktivitas nasional, serta menggerakkan sektor strategis dalam negeri melalui pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan. Di samping itu, proyek ini juga memiliki tantangan tersendiri karena bersinggungan langsung dengan jalan tol aktif.

“Hal ini mengharuskan penerapan manajemen lalu lintas yang sangat cermat dan responsif untuk menjamin keselamatan serta kelancaran lalu lintas selama proses konstruksi,” ujar Joko dalam keterangan tertulis, Selasa (10/6/2025).

Dalam rangka menjawab tantangan tersebut, PTPP menerapkan pendekatan inovatif dan rekayasa teknik yang matang. Salah satu teknologi unggulan yang digunakan adalah Robo Flagman, sistem pengatur lalu lintas otomatis yang menggantikan peran petugas di lapangan.

Asal tahu saja, inovasi tersebut merupakan bagian dari transformasi digital perusahaan dalam menghadapi era Konstruksi 4.0, serta mencerminkan komitmen terhadap peningkatan efisiensi, keselamatan kerja, dan pemanfaatan teknologi dalam sektor konstruksi nasional.

“Proyek pelebaran Jalan Tol Tangerang-Merak ini merupakan kontribusi nyata PTPP dalam mendukung agenda pembangunan pemerintah, yang tidak hanya fokus pada percepatan konektivitas dan mobilitas nasional, tetapi juga dalam menciptakan lapangan kerja, memperkuat daya saing wilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tutur dia.

Sebagai pionir dalam penerapan konsep green building dan teknologi konstruksi modern, PTPP terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan konstruksi kelas dunia yang adaptif terhadap tantangan zaman dan berkomitmen pada pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, serta berpihak pada kemajuan bangsa.

kas138

10 Update Los Angeles Chaos, WNI Ditangkap-Rusuh Nyebar ke New York

Kerusuhan di Los Angeles (LA), California, Amerika Serikat (AS) memasuki hari keempat. Aksi protes anti‑ICE (Immigration and Custom Enforcement) yang awalnya damai berubah menjadi bentrokan kekerasan di pusat kota dan wilayah Compton. Presiden Trump merespons dengan mengerahkan lebih dari ribuan pasukan National Guard dan ratusan marinir untuk memulihkan ketertiban. Namun hal ini mendapat tentangan keras dari Gubernur California Gavin Newsom dan Wali Kota LA Karen Bass.

Los Angeles

Kerusuhan besar-besaran mengguncang Los Angeles pada awal Juni 2025, dipicu oleh kebijakan imigrasi Presiden Donald Trump yang kontroversial. Aksi protes yang awalnya damai berubah menjadi kerusuhan hebat, melibatkan ribuan orang dan menyebabkan kerusakan parah di pusat kota. Situasi semakin memanas dengan penangkapan dua warga negara Indonesia (WNI) dan peringatan keras dari otoritas New York City.

Latar Belakang Kerusuhan di Los Angeles

Kerusuhan dimulai setelah operasi besar-besaran oleh Immigration and Customs Enforcement (ICE) yang menahan sekitar 150 imigran tanpa dokumen resmi. Salah satu insiden yang memicu kemarahan publik adalah penggerebekan di Home Depot, Paramount, yang berujung pada perusakan dan penjarahan toko-toko di pusat kota Los Angeles, termasuk Foot Locker dan T-Mobile.

Eskalasi Kekerasan dan Tindakan Aparat

Aksi protes berubah menjadi kerusuhan dengan bentrokan antara demonstran dan aparat. Polisi menggunakan gas air mata, peluru karet, dan granat kejut untuk membubarkan massa. Beberapa petugas terluka, dan seorang jurnalis asal Inggris mengalami cedera serius akibat tembakan peluru spons.

Penempatan Pasukan Nasional dan Respons Trump

Presiden Trump mengerahkan 2.000 pasukan National Guard dan 700 Marinir untuk mengendalikan situasi. Langkah ini menuai kritik dari Gubernur California Gavin Newsom yang menyebutnya sebagai tindakan inkonstitusional. Namun, Trump membela kebijakannya, menyatakan bahwa penempatan pasukan diperlukan untuk mencegah kerusuhan lebih lanjut.

Dua WNI Ditangkap di Los Angeles

Kedua WNI tersebut ditangkap oleh ICE dalam operasi penegakan hukum terkait imigrasi. Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Los Angeles telah menghubungi keluarga mereka dan berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk memastikan hak-hak hukum mereka terlindungi.

Dampak Kerusuhan Menyebar ke New York

Meskipun New York City belum mengalami kerusuhan, situasi di Los Angeles memicu protes solidaritas di beberapa titik, termasuk di dekat Trump Tower dan fasilitas ICE di Manhattan. Wali Kota Eric Adams menegaskan bahwa protes yang melanggar hukum tidak akan ditoleransi di kota tersebut. NYPD telah meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi potensi kerusuhan.

Kerusakan Infrastruktur dan Kerugian Ekonomi

Kerusuhan menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur kota. Toko-toko dijarah, kendaraan dibakar, dan fasilitas umum dirusak. Kerugian ekonomi diperkirakan mencapai jutaan dolar, dan proses pemulihan diperkirakan memakan waktu lama.

Respons Media dan Opini Publik

Media internasional meliput kerusuhan ini secara luas, dengan fokus pada dampaknya terhadap komunitas imigran dan kebijakan pemerintah AS. Opini publik terbagi, dengan sebagian mendukung protes sebagai bentuk perlawanan terhadap kebijakan diskriminatif, sementara yang lain mengutuk kekerasan dan kerusakan yang ditimbulkan.

Tindakan Hukum dan Proses Pengadilan

Otoritas setempat telah melakukan ratusan penangkapan terkait kerusuhan ini. Proses hukum sedang berlangsung, dengan beberapa terdakwa menghadapi tuduhan perusakan, penjarahan, dan serangan terhadap petugas. Kebijakan ICE yang kontroversial juga tengah diperiksa oleh pengadilan federal.

Reaksi Internasional dan Implikasi Diplomatik

Kerusuhan ini menarik perhatian internasional, dengan banyak negara mengkritik kebijakan imigrasi AS dan penanganan protes yang represif. Beberapa negara menyatakan keprihatinan atas pelanggaran hak asasi manusia dan kebebasan berekspresi di Amerika Serikat.

Prospek Pemulihan dan Langkah ke Depan

Pemulihan dari kerusuhan ini memerlukan pendekatan holistik, termasuk dialog antara pemerintah, komunitas imigran, dan masyarakat umum. Penting untuk mengevaluasi kembali kebijakan imigrasi dan penegakan hukum untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.

Kesimpulan

Kerusuhan di Los Angeles mencerminkan ketegangan sosial yang mendalam terkait kebijakan imigrasi dan keadilan sosial. Sementara itu, penangkapan dua WNI menunjukkan dampak langsung kebijakan AS terhadap warga negara Indonesia. Situasi ini juga mempengaruhi New York City, yang meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kerusuhan. Langkah-langkah pemulihan dan dialog konstruktif diperlukan untuk mengatasi permasalahan ini secara menyeluruh.

https://comptonhistory.com/

Tags:

Malaysia Kenakan Pajak Sewa Rumah, Pendidikan & Layanan Kecantikan

Malaysia , Kementerian Keuangan Malaysia menjelaskan akan merevisi tarif pajak penjualan dan juga memperluas cakupan pajak jasa mulai 1 Juli. Hal ini disebabkan oleh pemerintah berupaya meningkatkan pendapatan dan memperkuat posisi fiskalnya. Melansir Channel News Asia, tarif pajak penjualan sebesar 5% hingga 10% akan dikenakan pada barang-barang yang tidak penting dan mewah, seperti kepiting raja, salmon, buah-buahan impor, sepeda balap, dan karya seni antik, kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan.

Malaysia

Malaysia akan memberlakukan perubahan signifikan dalam sistem pajaknya, termasuk penerapan Pajak Penjualan dan Layanan (SST) yang lebih luas. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat posisi fiskal negara dan meningkatkan pendapatan pemerintah. Namun, perubahan ini juga membawa dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam hal sewa rumah, pendidikan, dan layanan kecantikan.

Pajak atas Sewa Rumah: Implikasi bagi Pemilik dan Penyewa

Salah satu perubahan utama adalah perluasan cakupan SST untuk mencakup sewa properti. Mulai 1 Juli 2025, pemilik properti yang menyewakan rumah atau bangunan akan dikenakan pajak layanan. Meskipun pemerintah menyatakan akan memberikan pengecualian tertentu untuk menghindari pajak berganda, namun dampaknya tetap signifikan.

Dampak bagi Pemilik Properti Malaysia

  • Kewajiban Administratif: Pemilik properti harus mendaftarkan diri dan mematuhi kewajiban perpajakan yang baru.

  • Potensi Kenaikan Biaya: Biaya tambahan yang timbul dari pajak ini mungkin akan diteruskan kepada penyewa, meningkatkan biaya hidup mereka.

Dampak bagi Penyewa

  • Kenaikan Biaya Sewa: Penyewa mungkin akan menghadapi kenaikan biaya sewa sebagai akibat dari pajak yang dikenakan kepada pemilik properti.

  • Perubahan dalam Pasar Sewa: Perubahan ini dapat mempengaruhi dinamika pasar sewa, dengan kemungkinan pergeseran dalam permintaan dan penawaran properti sewaan.

Pajak atas Pendidikan: Perubahan dalam Subsidi dan Insentif

Pemerintah Malaysia juga mengumumkan perubahan dalam subsidi dan insentif terkait pendidikan. Meskipun pajak langsung atas layanan pendidikan belum diumumkan, perubahan dalam subsidi dapat mempengaruhi biaya pendidikan.

Perubahan dalam Subsidi Pendidikan

  • Pengurangan Subsidi: Beberapa subsidi untuk pendidikan tinggi mungkin akan dikurangi, mempengaruhi biaya yang harus ditanggung oleh mahasiswa dan orang tua.

  • Peningkatan Biaya Pendidikan: Institusi pendidikan mungkin akan menaikkan biaya untuk menutupi kekurangan subsidi, meningkatkan beban finansial bagi pelajar.

Dampak bagi Mahasiswa dan Orang Tua

  • Kenaikan Biaya Pendidikan: Mahasiswa dan orang tua mungkin akan menghadapi biaya pendidikan yang lebih tinggi.

  • Akses terhadap Pendidikan: Pengurangan subsidi dapat mempengaruhi aksesibilitas pendidikan tinggi bagi keluarga berpenghasilan rendah.


Pajak atas Layanan Kecantikan: Pengaruh terhadap Industri dan Konsumen

Layanan kecantikan, termasuk salon dan spa, juga akan dikenakan pajak layanan mulai 1 Juli 2025. Perubahan ini dapat mempengaruhi harga dan pola konsumsi layanan kecantikan di Malaysia.

Dampak bagi Penyedia Layanan Malaysia

  • Kenaikan Biaya Operasional: Penyedia layanan harus menyesuaikan harga untuk mencakup pajak baru, yang dapat mempengaruhi daya saing mereka.

  • Perubahan dalam Permintaan: Kenaikan harga dapat mempengaruhi permintaan konsumen terhadap layanan kecantikan.

Dampak bagi Konsumen

  • Kenaikan Harga Layanan: Konsumen mungkin akan menghadapi harga layanan kecantikan yang lebih tinggi.

  • Perubahan dalam Pola Konsumsi: Kenaikan harga dapat mempengaruhi frekuensi dan jenis layanan yang dikonsumsi oleh masyarakat.

Tabel Ringkasan Dampak Pajak Baru Malaysia

Sektor Dampak Utama Pihak Terkait
Sewa Rumah Kenaikan biaya sewa Pemilik & Penyewa
Pendidikan Pengurangan subsidi & peningkatan biaya Mahasiswa & Orang Tua
Layanan Kecantikan Kenaikan harga layanan Penyedia & Konsumen

Penerapan pajak atas sewa rumah, pendidikan, dan layanan kecantikan mulai 1 Juli 2025 menandai perubahan besar dalam sistem perpajakan Malaysia. Meskipun bertujuan untuk meningkatkan pendapatan negara, perubahan ini membawa dampak langsung bagi masyarakat. Penting bagi individu dan bisnis untuk memahami perubahan ini dan menyesuaikan strategi keuangan mereka untuk menghadapi tantangan yang mungkin timbul.

melrosepromenade.com

Ada Usul Bangun Rumah Tanpa Kena Pajak Tinggi, Ini Alasannya

Bangun Rumah, Pemerintah melalui Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah melemparkan usulan pemberian pajak rumah yang tinggi untuk pembangunan rumah tapak. Alasannya supaya, masyarakat bisa tinggal di vertical house, seperti apartemen sampai rumah susun (rusun).

Bangun Rumah

Pemerintah dan sejumlah pengamat kebijakan properti tengah membahas usulan menarik terkait pembangunan rumah. Salah satu yang ramai diperbincangkan adalah usul untuk membangun rumah tanpa kena pajak tinggi. Kebijakan ini dinilai dapat menjadi solusi jangka panjang atas permasalahan keterjangkauan hunian di Indonesia. Lantas, apa alasan di balik usulan ini?

Menjawab Kebutuhan Hunian yang Terus Meningkat

Permintaan terhadap rumah tinggal, khususnya bagi kalangan milenial dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), terus meningkat setiap tahunnya. Namun, tingginya beban pajak seperti Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) kerap menjadi penghalang utama.

Dengan mengurangi atau menghapus pajak tinggi dalam pembangunan rumah, diharapkan akan membuka akses lebih luas bagi masyarakat untuk memiliki hunian yang layak.

Mendorong Pertumbuhan Sektor Properti

Sektor properti merupakan salah satu penggerak utama roda perekonomian nasional. Ketika beban pajak pembangunan rumah dikurangi, pengembang akan lebih terdorong untuk membangun proyek-proyek perumahan baru. Efek domino-nya, sektor turunan seperti konstruksi, bahan bangunan, hingga tenaga kerja pun akan ikut terdampak positif.

Meningkatkan Investasi dan Daya Saing Pasar

Kebijakan insentif pajak untuk pembangunan rumah juga berpotensi menarik investor, baik dalam negeri maupun luar negeri. Pasar properti Indonesia akan menjadi lebih kompetitif, terutama jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga yang sudah lebih dulu menerapkan kebijakan pajak ramah properti.

Membantu Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi

Pasca pandemi, banyak masyarakat yang mengalami tekanan finansial. Dengan adanya keringanan atau penghapusan pajak pembangunan rumah, beban biaya awal dalam membangun rumah bisa ditekan. Kebijakan ini bisa menjadi stimulus efektif dalam pemulihan ekonomi nasional.

Meningkatkan Program Sejuta Rumah

Program Sejuta Rumah yang dicanangkan pemerintah masih menghadapi banyak tantangan. Salah satunya adalah pembiayaan dan tingginya pajak. Usulan ini bisa mempercepat realisasi program tersebut, sekaligus mengurangi angka backlog perumahan di Indonesia.

Kesimpulan

Usulan untuk membangun rumah tanpa dikenakan pajak tinggi bukan sekadar ide populis, melainkan langkah strategis untuk mengatasi masalah perumahan di Indonesia. Selain meringankan beban masyarakat, kebijakan ini juga bisa menjadi pendorong ekonomi nasional di berbagai sektor.

marocafrik.com

PBB Ungkap RI Dalam Bahaya, Beberkan Fakta Mengerikan

RI Dalam BahayaIsu perubahan iklim sudah berkali-kali digaungkan para ilmuwan. Dampaknya bisa membawa petaka besar, bahkan mendatangkan ‘kiamat’ bagi kehidupan manusia di Bumi.

RI Dalam Bahaya

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kembali mengeluarkan peringatan serius mengenai dampak perubahan iklim global, dan Indonesia menjadi salah satu negara yang paling rentan terhadap ancaman tersebut. Dalam laporan terbarunya, PBB menyebutkan bahwa Indonesia dalam bahaya besar akibat krisis iklim, dengan sejumlah fakta mengerikan yang tidak bisa lagi diabaikan.

Fakta Mengerikan Perubahan Iklim di Indonesia

Menurut laporan PBB, berikut adalah beberapa fakta mencengangkan yang mengancam Indonesia:

Kenaikan Permukaan Laut

Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, menghadapi risiko tenggelamnya puluhan wilayah pesisir, termasuk ibu kota baru di Kalimantan. Setidaknya 2.000 pulau kecil di Indonesia berisiko tenggelam pada tahun 2050 jika emisi karbon tidak dikurangi secara drastis.

Cuaca Ekstrem dan Bencana Alam

Banjir bandang, kekeringan ekstrem, dan kebakaran hutan menjadi lebih sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir. PBB menyatakan bahwa cuaca ekstrem ini adalah dampak langsung dari perubahan iklim yang mengancam keselamatan jutaan penduduk Indonesia.

Kerusakan Ekosistem dan Biodiversitas

Hutan tropis Indonesia, yang merupakan paru-paru dunia, terus mengalami degradasi. Deforestasi dan eksploitasi lahan mempercepat kerusakan lingkungan dan memperparah dampak perubahan iklim.

Ancaman terhadap Ketahanan Pangan

Produksi pertanian terganggu akibat cuaca yang tak menentu. Petani mengalami gagal panen, sementara harga bahan pangan melonjak, menyebabkan ketidakstabilan ekonomi dan ancaman kelaparan di beberapa wilayah.

Indonesia Berada di Titik Kritis

PBB menegaskan bahwa Indonesia saat ini berada di titik kritis perubahan iklim. Apabila tidak ada langkah konkret dari pemerintah dan masyarakat, maka konsekuensinya bisa seperti “kiamat perlahan” bagi generasi mendatang.

“Indonesia merupakan negara yang sangat rawan. Kombinasi antara garis pantai yang panjang, deforestasi, dan pertumbuhan populasi yang tinggi membuat risiko ini menjadi sangat nyata,” kata seorang perwakilan PBB dalam konferensi pers terbaru.

Langkah Mitigasi yang Mendesak

Untuk menghindari dampak terburuk dari krisis iklim, beberapa langkah mendesak perlu diambil:

  • Transisi ke energi terbarukan dan pengurangan penggunaan bahan bakar fosil.
  • Perlindungan hutan dan restorasi ekosistem.
  • Perencanaan kota yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perubahan iklim.
  • Edukasi masyarakat mengenai gaya hidup ramah lingkungan.

Kesimpulan

Krisis iklim bukan lagi sekadar isu global, tapi realita yang menghantui Indonesia saat ini. Seruan dari PBB bukanlah alarm palsu, melainkan panggilan untuk bertindak. Masyarakat dan pemerintah harus bergerak bersama untuk menyelamatkan Indonesia dari bencana ekologis yang semakin dekat.

bet777

Tags:

Hindari Sidang Pesawat Lion Air Boeng Bayar rp 17.8 T

Pesawat Lion Air, Boeing Co. mencapai kesepakatan awal dengan Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DoJ) untuk membayar kompensasi senilai US$1,1 miliar atau sekitar Rp17,8 triliun. Ini guna menghindari proses pengadilan pidana atas dua kecelakaan fatal pesawat 737 MAX.

Pesawat Lion Air

Hindari Sidang, Lion Air dan Boeing Sepakati Ganti Rugi Rp 17,8 Triliun

Dalam perkembangan mengejutkan, maskapai Lion Air dan produsen pesawat asal Amerika Serikat, Boeing, telah sepakat untuk menyelesaikan sengketa hukum terkait kecelakaan pesawat Boeing 737 MAX secara damai. Kesepakatan ini tercapai guna menghindari sidang pengadilan yang berpotensi memperpanjang proses hukum dan meningkatkan ketegangan antara kedua pihak.

Dalam perjanjian tersebut, Boeing setuju untuk membayar ganti rugi sebesar Rp 17,8 triliun kepada Lion Air dan pihak-pihak terkait. Pembayaran ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab atas kecelakaan tragis Lion Air JT-610 pada tahun 2018, yang menewaskan seluruh penumpang dan awak pesawat.

Alasan Boeing Hindari Sidang

Keputusan Boeing membayar Rp 17,8 triliun diduga kuat sebagai langkah strategis untuk meminimalisir dampak hukum dan reputasi yang bisa lebih buruk jika kasus ini dilanjutkan ke persidangan. Selain itu, penyelesaian di luar pengadilan juga memberikan kepastian hukum lebih cepat bagi korban dan keluarga.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya Boeing memperbaiki citra perusahaan yang sempat terpuruk akibat serangkaian kecelakaan Boeing 737 MAX.

Dampak Bagi Lion Air

Bagi Lion Air, kesepakatan ini merupakan peluang untuk mempercepat proses pemulihan pasca tragedi. Dengan dana ganti rugi yang besar, Lion Air dapat meningkatkan standar keselamatan, memperbarui armada, serta memberikan kompensasi lebih baik kepada keluarga korban.

Tanggapan Publik dan Pengamat Penerbangan

Sejumlah pengamat penerbangan menyambut positif penyelesaian damai ini. Namun, mereka juga menegaskan pentingnya transparansi agar publik tetap mengetahui. Hal ini khususnya dari sisi teknis dan sistem keamanan Boeing 737 MAX yang sempat dilarang terbang di berbagai negara.

Penutup

Kesepakatan antara Lion Air dan Boeing untuk menghindari sidang serta menyepakati ganti rugi sebesar Rp 17,8 triliun. Hal ini merupakan langkah besar dalam sejarah penerbangan komersial Indonesia. Meski tidak dapat mengembalikan nyawa yang hilang. Langkah ini setidaknya menunjukkan adanya tanggung jawab dan keinginan untuk memperbaiki industri penerbangan global.

kadobet

Tags:

Alarm Bahaya Ekonomi RI Muncul Kembali Awas!

Bahaya Ekonomi RI, Jumlah investasi langsung (direct investment) ke Indonesia mengalami kemunduran pada kuartal I-2025. Bank Indonesia (BI) pada Kamis (22/5/2025) telah merilis data Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) dan Transaksi Berjalan (CA) untuk kuartal I-2025. NPI mengalami penurunan dari kuartal IV-2024 yang surplus US$7,87 miliar menjadi defisit US$0,78 miliar pada kuartal I-2025. Salah satu penyebabnya adalah menurunnya Transaksi Finansial (FA) dan Investasi Langsung.

Bahaya Ekonomi RI

Perekonomian Indonesia pada tahun 2025 menghadapi tantangan serius yang memerlukan perhatian segera. Berbagai indikator ekonomi menunjukkan tanda-tanda peringatan yang tidak bisa diabaikan. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai kondisi ekonomi Indonesia saat ini.

Pertumbuhan Ekonomi Melambat

Pada kuartal I 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat hanya 4,87%, menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 5,11% . Hal ini menunjukkan adanya penurunan aktivitas ekonomi domestik yang perlu diwaspadai.

Sektor Manufaktur Terkontraksi

Indeks Manajer Pembelian (PMI) manufaktur Indonesia mengalami kontraksi selama tiga bulan berturut-turut, dengan angka 49,2 pada September 2024 . Kondisi ini mencerminkan lemahnya sektor industri yang menjadi pilar utama perekonomian.

Daya Beli Masyarakat Melemah

Deflasi yang terjadi selama beberapa bulan terakhir menunjukkan penurunan harga barang, yang meskipun terlihat menguntungkan, sebenarnya mencerminkan lemahnya daya beli masyarakat Indonesia. Kondisi ini dapat berdampak negatif pada konsumsi domestik yang merupakan motor utama pertumbuhan ekonomi.

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Meningkat

Banyak perusahaan yang terpaksa melakukan PHK akibat penurunan permintaan dan efisiensi biaya. Pada paruh pertama tahun 2024, tercatat lebih dari 32.000 pekerja kehilangan pekerjaan . Hal ini menambah beban sosial dan ekonomi di masyarakat.cnn.id

Utang Pemerintah Menggunung

Utang pemerintah pusat mencapai Rp8.444,87 triliun per Juni 2024, dengan rasio terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hampir 40% . Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan keberlanjutan fiskal dan kemampuan pemerintah dalam mengelola utang.

Ketergantungan Ekonomi pada China

Ekonomi Indonesia semakin bergantung pada China, dengan impor barang dari negara tersebut mencapai 28% pada 2023 . Ketergantungan ini meningkatkan risiko ekonomi Indonesia terhadap fluktuasi ekonomi dan kebijakan di China.


Arus Modal Keluar dari Pasar Modal

Pada April 2025, tercatat arus modal keluar dari pasar saham Indonesia mencapai Rp50 triliun . Kondisi ini mencerminkan berkurangnya minat investor terhadap pasar modal Indonesia, yang dapat mempengaruhi stabilitas pasar keuangan.

Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

Meskipun dolar AS mengalami pelemahan sejak Januari 2025, nilai tukar rupiah justru cenderung melemah. Hal ini menunjukkan adanya tekanan pada nilai tukar domestik yang perlu diwaspadai

Kesimpulan

Kondisi ekonomi Indonesia saat ini menunjukkan adanya berbagai tantangan yang saling terkait. Pemerintah perlu segera mengambil langkah strategis untuk mengatasi masalah struktural, meningkatkan daya saing industri, dan memperkuat ketahanan ekonomi domestik. Tanpa tindakan yang tepat, Indonesia berisiko menghadapi krisis ekonomi yang lebih dalam.

kadobet

Tags: