China Temukan Harta, China telah menemukan 100 juta ton minyak di dasar Laut China Selatan, wilayah perairan yang berlokasi di “atas” Indonesia.
Penemuan mengejutkan datang dari China yang dikabarkan menemukan harta karun dengan total 100 ton di atas wilayah Indonesia. Temuan ini langsung menjadi sorotan global, terutama karena dampaknya yang berpotensi mengubah peta ekonomi dan geopolitik dunia. Bahkan, sejumlah ahli memperingatkan bahwa temuan ini bisa memicu bencana besar atau bahkan kiamat bagi sektor tertentu.
Apa yang Ditemukan China?
Melansir IFLScience, sebuah perusahaan minyak milik negara, China National Offshore Oil Corporation (CNOOC) baru saja menemukan ladang minyak besar dalam di bawah Laut China Selatan.
China dilaporkan menemukan deposit sumber daya mineral langka yang bernilai tinggi di wilayah udara yang berada di atas Indonesia. Beberapa laporan menyebutkan bahwa harta ini berupa logam tanah jarang, yang menjadi komponen utama dalam industri teknologi tinggi seperti semikonduktor, baterai kendaraan listrik, hingga persenjataan canggih.
Mengapa Temuan Ini Berbahaya?
Sejumlah pakar memperingatkan bahwa temuan ini bisa memiliki dampak besar bagi ekonomi global, politik internasional, dan lingkungan. Berikut beberapa dampak yang diprediksi:
“Sumur penemuan HZ19-6-3 dibor dan diselesaikan pada kedalaman 5.415 meter, yang menemukan total 127 meter zona minyak dan gas. Sumur tersebut diuji untuk menghasilkan 413 barel minyak mentah dan 2,41 juta kaki kubik gas alam per hari. Melalui eksplorasi berkelanjutan, volume terbukti di lapangan minyak Huizhou 19-6 telah melampaui seratus juta ton setara minyak,” kata CNOOC dikutip Rabu(2/4/2025).
Dominasi Ekonomi China Makin Kuat
Dengan menguasai sumber daya mineral ini, China dapat semakin memperkuat cengkeraman ekonominya di industri teknologi dunia.
Ancaman bagi Negara Lain, Termasuk Indonesia
Jika China mengeksploitasi sumber daya ini tanpa memperhatikan batas wilayah, bisa memicu ketegangan politik dengan Indonesia dan negara lain di kawasan.
Kerusakan Lingkungan Global
Proses ekstraksi logam tanah jarang terkenal berbahaya bagi lingkungan. Jika eksploitasi ini dilakukan secara besar-besaran, dampaknya bisa merusak ekosistem di kawasan tersebut.
Potensi Konflik Global
Negara-negara lain seperti Amerika Serikat dan Eropa bisa merasa terancam dengan dominasi China dalam industri teknologi, sehingga meningkatkan risiko perang dagang atau bahkan konflik militer.
Apa Kata Para Ahli?
Sejumlah ahli mengeluarkan peringatan bahwa temuan ini bisa memicu bencana besar jika tidak dikelola dengan baik. Dr. John Peterson, seorang analis geopolitik internasional, menyatakan bahwa “Jika China benar-benar mengendalikan sumber daya ini, dunia bisa menghadapi krisis teknologi besar-besaran karena pasokan komponen elektronik akan dikendalikan satu negara.”
Sementara itu, Dr. Andi Prasetyo, pakar lingkungan asal Indonesia, memperingatkan bahwa eksploitasi sumber daya secara besar-besaran bisa merusak ekosistem laut dan atmosfer di sekitar wilayah tersebut. “Kita harus berhati-hati dan memastikan eksploitasi ini tidak merugikan Indonesia,” ujarnya.
Kesimpulan
Penemuan harta 100 ton di atas Indonesia oleh China memicu banyak perdebatan dan kekhawatiran. Jika dikelola dengan baik, ini bisa menjadi peluang ekonomi besar, namun jika disalahgunakan, dampaknya bisa berujung pada bencana global. Negara-negara dunia harus segera bertindak dan memastikan bahwa eksploitasi ini dilakukan secara adil dan berkelanjutan.